Langsung ke konten utama

DI BALIK NIKMATNYA SANG ROKOK


               Apa yang terbesit di dalam fikiran anda ketika berbicara tentang kata “Rokok” ? Asapnya yang menyesakkan dada, bahaya gangguan kesehatan yang mengancamnya atau menimbulkan korban perokok pasif ? iya, jawaban anda benar. Bicara soal rokok, yuk simak lebih lanjut mengenai benda yang cukup familiar di telinga kita ini

            Sebenarnya tidak sedikit dari mereka yang tahu bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun banyak pula yang mengabaikannya. Padahal pada bungkus rokok dapat kita baca dengan mudah kalimat tentang bahaya merokok “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAH DAN JANIN”. Namun anehnya masih banyak dari saudara-saudara kita yang merokok tidak merasa bahwa perbuatannya merugikan diri sendiri dan orang lain dengan adanya ancaman-ancaman di dalan bungkus rokok yang mereka pegang. Padahal rokok mengandung ribuan-ribuan zat dimana 50% diantaranya telah di klasifikasikan sebagai zat yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia. Di antaranya pestisida, amonia, aceton(bahan dalam cat) dan racun arsenik lainnya. Nah, coba anda pikir siapa yang bodoh sekarang, produsen atau si konsumen ?

            Lalu, fakta dan faktor apa yang menunjukkan bahwa orang-orang bahkan pelajar  pada umumnya mengonsumsi rokok ?

            Kita dapat menemui di jalan-jalan, baik di kota besar maupun di kota kecil dimana pelajar dengan santainya merokok seolah-olah itu bukan perbuatan yang buruk. Kita dapat menemukan mereka di berbagai tempat seperti kafe, kendaraan umum, di jalan atau bahkan di sekitar sekolah mereka sendiri. Terlebih saat ini banyak juga wanita dan remaja putri yang merokok. Faktor utama yang menjadi penyebab pelajar merokok adalah lingkungan seperti halnya karena ayah mereka sendiri merokok maka mereka juga ikutan merokok. Bahkan banyak di antara pelajar yang menganggap bahwa pria yang tidak merokok itu tidak jantan. Hal inilah yang menyebabkan para pelajar yang menjadi perokok, di karenakan rokok merupakan salah satu ajang mereka untuk mengaktualisasikan diri mereka, sebagai simbol bahwa mereka adalah orang gaul dan eksis. Sebenarnya tidak sedikit para orang tua pelajar yang mengingatkan agar mereka tidak merokok, tetapi zat nikotin yang ada dalam rokok yang membuat mereka susah berhenti. Kecuali ada niatan yang kuat dari mereka sendiri dan prinsip yang kuat untuk tidak merokok.

            Lihatlah, betapa mengerikannya tubuh seorang perokok dan amati tulisan di bawahnya mengenai angka kematian seorang perokok menurut data WHO!


Nah,  sekarang percaya atau tidak bahwa penyakit yang di sebabkan oleh rokok tidak terbatas pada yang di sebutkan di dalam bungkus rokok saja ? jawaban ada di tangan anda. Mau berhenti merokok ? itu juga keputusan anda. Tetapi yang pasti dan perlu di catat, Allah membenci orang-orang yang menganiyaya dirinya sendiri (QS.Huud : 101). Jadi masihkah anda berpikir dua kali untuk menjauhi mengonsumsi rokok ? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Penyejuk Ketika Saya Mulai Menyerah

Lirik Lagu (Erie Suzan-Muara Kasih Bunda) Bunda Engkaulah muara kasih dan sayang Apapun pasti kau lakukan Demi anakmu yang tersayang Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka Kuingin kau tahu bunda Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya * Kumohon restu dalam langkahku Bahagiaku seiring doamu Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terlu...