Langsung ke konten utama

Dan ku tunggu kau di dermagaku :)

         Dan entah kenapa semakin aku membenci dia semakin pula rasa cinta itu kian merasuk di dalam kalbuku. Bagai candu, iya aku semakin ketagihan. Akupun serasa tak bisa lepas dari bayangan yang kian menjerat. Pernah ku coba belajar menghapus semua rasa itu untuknya, namun percuma, dia terlalu mengakar dengan hebatnya di pohon hatiku. Andaikan semuanya semudah aku menulis catatan, dan kemudian ku hapus begitu saja sehingga tak menimbulkan luka, mungkin aku kini sudah bebas dari bayangan yang bersemayam jauh di dalam palung hatiku. Namun semua itu mustahil, ini bagaikan sembilu. Terlalu menyayat, sakit dan berbekas. Oh Tuhan, rasa apa yang telah Kau kirimkan ke aku untuknya. Akankah selamanya rasa ini tak bisa di dispensasi olehMu ? Pernah juga aku mecoba menerapkan prinsip, bahwa aku tak akan mau lagi mencium aroma kehidupannya lagi. Namun, lagi-lagi aku terlalu munafik. Semua laksana bius, melemahkanku dan membuatku gila.

         Entah sesakit apapun masalaluku dengannya, separah apapapun dia menyakitiku dan begitu kejamnya meninggalkanku, aku serasa ingin tetap diam dan bertahan untuk sekedar berkata, “Aku selalu disini untukmu, kapanpun dan dimanapun “. Dan kinipun aku menyadari, bahwa aku memang benar-benar menyanginya. Dan aku tak bisa berbohong akan hal itu. Memaafkan kesalahannya di masalalu awalnya sulit, tapi lagi-lagi aku tak tau mengapa semua layak terbayar lunas dengan kembalinya dia dalam hidupku. Terimakasih yang tak terkira untuk sang Maha Cinta, kepadamu juga yang mau berubah atas salahmu. Love you so much, terimakasih untuk hari-harinya yang membuatku terkesan setiap jam menit hingga detiknya. Terimakasih untuk semua kesabaran atas kebawelanku dan terimakasih untuk perjuangan empat tahun kedepan yang akan kau lalui untuk aku, ayah dan bundaku. Aku harap kau tak pernah lari dari janjimu.

           Dan aku tunggu kau di dermagaku……

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Penyejuk Ketika Saya Mulai Menyerah

Lirik Lagu (Erie Suzan-Muara Kasih Bunda) Bunda Engkaulah muara kasih dan sayang Apapun pasti kau lakukan Demi anakmu yang tersayang Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka Kuingin kau tahu bunda Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya * Kumohon restu dalam langkahku Bahagiaku seiring doamu Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terlu...

DI BALIK NIKMATNYA SANG ROKOK

               Apa yang terbesit di dalam fikiran anda ketika berbicara tentang kata “Rokok” ? Asapnya yang menyesakkan dada, bahaya gangguan kesehatan yang mengancamnya atau menimbulkan korban perokok pasif ? iya, jawaban anda benar.  Bicara soal rokok, yuk simak lebih lanjut mengenai benda yang cukup familiar di telinga kita ini             Sebenarnya tidak sedikit dari mereka yang tahu bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun banyak pula yang mengabaikannya. Padahal pada bungkus rokok dapat kita baca dengan mudah kalimat tentang bahaya merokok “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAH DAN JANIN”. Namun anehnya masih banyak dari saudara-saudara kita yang merokok tidak merasa bahwa perbuatannya merugikan diri sendiri dan orang lain dengan adanya ancaman-ancaman di dalan bungkus rokok yang mereka pegang. Padahal rokok mengandung...