Hai para fighters !
salam sukses demi impian dan cita-cita
yang gak pernah ada matinya,
demi ambisi yang gak tau dimana
muaranya dan demi usaha,
doa serta perjuangan yang masih
terus berlarian untuk memetik hasilnya.
Biarlah kita menjadi ulat yang
ibaratnya di remehkan orang, di benci orang atau bahkan di injak-injak orang
tapi kita berproses pada kematangan kupu-kupu yang nantinya akan melahirkan
suatu kekaguman orang.
Sukses, sukses, sukses....
tak terlahir dari perjuangan
instan. senyum tangispun seakan selalu berdampingan dalam peraduan.
Lalu,
kenapa bertemupun harus ada jeda?
Sedekat ini kekeluargaan kita
malah mengerling cemas disesaki seribu tanya.
Dan justru praduga tak jelas yang
mentirai jelas di tengahnya.
Ketika pemahaman tak kuasa
mengetuk detak jantung, diam adalah pilihan.
bercengkrama dengan lengang waktu
dan ruang.
Menerka, kemudian menampar.
Ketika nalarku menepikan emosi
dan amuk keberpihakan, dirimu adalah alasannya.
Satu keyakinanku, esok entah
kapan itu pasti aku akan bertemu kalian dengan keadaan yang berbeda.
Bukan seperti anak SMA yang masih
ingusan, yang masih bingung cari jati diri ke selatan ke utara.
Mungkin hanya bayangan, tapi
suatu saat pasti akan menjadi suatu kenyataan.
saat dimana kalian memakai jas
rapi, dengan wangi maskulin dan femininnya, bersepatu kinclong yang bikin
kalian semakin berwibawa, dan gontaian langkahmu yang semakin mantap menantang
dunia.
Kalian salah satu inspirasiku,
membawaku dalam peluh sejauh ini.
Tempat yang tak bikin sungkan aku
bercerita, tempat dimana aku menorehkan tangis dan tawa.
Maaf jika aku terlalu merepotkan,
maaf jika aku terlalu banyak menggores luka, maaf jika sifatku masih terlalu
kekanak-kanakan.
Inilah aku, yang masih butuh
omelan kalian, yang masih butuh suplai motivasi dari kalian dan masih butuh
sapaan manja kalian.
Aku ingin KITA SUKSES.
Mungkin bukan saat ini, tapi
suatu saat nanti.
Tenanglah, kita masih di latih
menjadi kepompong yang nantinya akan berubah menjadi kupu-kupu bersayap
menawan.
Semua hanya waktu yang di
buktikan dengan kerja keras, usaha dan doa kita.
sampai jumpa calon Bu guru Kimia
Rizki Novita, entar bagiin ilmunya ke generasiku saja ya.
sampai jumpa calon Menteri
Pariwisata Ferry Dwi Winata, entar aku keliling tempat berkelasnya di gratisin
aja ya.
sampai jumpa calon komando
wanita, Yulia wahyuningtyas, aku tunggu wajah gagahmu
sampai jumpa calon Pemilik suara
merdu miss customer Erlinda Nur cahyati, aku pasti rindu omelanmu
sampai jumpa calon bu farmasi Nur
Aini Faizah Eka, ayok jangan menyerah sayang. Aku tunggu kamu di gedung pasca
sarjana Universitas Indonesia 4 taun mendatang yak
sampai jumpa calon anak Semarang
Mariana mar'atus Sholihah , terus kejar sampai dapat, doa kita selalu
menyertaimu
sampai jumpa calon mahasiswa
teknik Bagas Haqi Arrasyid, entar ilmu dan semangatnya di bagiin ke generasiku
juga ya pak
sampai jumpa calon pemilik
industri sukses, Savira Rahayuning Pangesti, Elok Ifayatul Istiqomah, Agus
Mahmud Masrukhin, Ikhsan Tri Sutandyo, hey kalian berempat, kalau entar kita
ngadain bisnis, penanaman modalnya kita bagi setengah yak. Trus pas aku
jalan-jalan ke Yogya kalian yang nanggung yak
Salam sukses....!!
yang merindukanmu,
-Ena Julivia Neti Adinda-

Komentar
Posting Komentar