Langsung ke konten utama

Karena kupu-kupu itu masih jadi kepompong :)


Hai para fighters !
salam sukses demi impian dan cita-cita yang gak pernah ada matinya,
demi ambisi yang gak tau dimana muaranya dan demi usaha,
doa serta perjuangan yang masih terus berlarian untuk memetik hasilnya.


Biarlah kita menjadi ulat yang ibaratnya di remehkan orang, di benci orang atau bahkan di injak-injak orang tapi kita berproses pada kematangan kupu-kupu yang nantinya akan melahirkan suatu kekaguman orang.
Sukses, sukses, sukses....
tak terlahir dari perjuangan instan. senyum tangispun seakan selalu berdampingan dalam peraduan.

Lalu,
kenapa bertemupun harus ada jeda?
Sedekat ini kekeluargaan kita malah mengerling cemas disesaki seribu tanya.
Dan justru praduga tak jelas yang mentirai jelas di tengahnya.
Ketika pemahaman tak kuasa mengetuk detak jantung, diam adalah pilihan.
bercengkrama dengan lengang waktu dan ruang.
Menerka, kemudian menampar.
Ketika nalarku menepikan emosi dan amuk keberpihakan, dirimu adalah alasannya.

Satu keyakinanku, esok entah kapan itu pasti aku akan bertemu kalian dengan keadaan yang berbeda.
Bukan seperti anak SMA yang masih ingusan, yang masih bingung cari jati diri ke selatan ke utara.
Mungkin hanya bayangan, tapi suatu saat pasti akan menjadi suatu kenyataan.
saat dimana kalian memakai jas rapi, dengan wangi maskulin dan femininnya, bersepatu kinclong yang bikin kalian semakin berwibawa, dan gontaian langkahmu yang semakin mantap menantang dunia.

Kalian salah satu inspirasiku, membawaku dalam peluh sejauh ini.
Tempat yang tak bikin sungkan aku bercerita, tempat dimana aku menorehkan tangis dan tawa.
Maaf jika aku terlalu merepotkan, maaf jika aku terlalu banyak menggores luka, maaf jika sifatku masih terlalu kekanak-kanakan.
Inilah aku, yang masih butuh omelan kalian, yang masih butuh suplai motivasi dari kalian dan masih butuh sapaan manja kalian.
Aku ingin KITA SUKSES.
Mungkin bukan saat ini, tapi suatu saat nanti.
Tenanglah, kita masih di latih menjadi kepompong yang nantinya akan berubah menjadi kupu-kupu bersayap menawan.
Semua hanya waktu yang di buktikan dengan kerja keras, usaha dan doa kita.


sampai jumpa calon Bu guru Kimia Rizki Novita, entar bagiin ilmunya ke generasiku saja ya.
sampai jumpa calon Menteri Pariwisata Ferry Dwi Winata, entar aku keliling tempat berkelasnya di gratisin aja ya.
sampai jumpa calon komando wanita, Yulia wahyuningtyas, aku tunggu wajah gagahmu
sampai jumpa calon Pemilik suara merdu miss customer Erlinda Nur cahyati, aku pasti rindu omelanmu
sampai jumpa calon bu farmasi Nur Aini Faizah Eka, ayok jangan menyerah sayang. Aku tunggu kamu di gedung pasca sarjana Universitas Indonesia 4 taun mendatang yak
sampai jumpa calon anak Semarang Mariana mar'atus Sholihah , terus kejar sampai dapat, doa kita selalu menyertaimu
sampai jumpa calon mahasiswa teknik Bagas Haqi Arrasyid, entar ilmu dan semangatnya di bagiin ke generasiku juga ya pak
sampai jumpa calon pemilik industri sukses, Savira Rahayuning Pangesti, Elok Ifayatul Istiqomah, Agus Mahmud Masrukhin, Ikhsan Tri Sutandyo, hey kalian berempat, kalau entar kita ngadain bisnis, penanaman modalnya kita bagi setengah yak. Trus pas aku jalan-jalan ke Yogya kalian yang nanggung yak

Salam sukses....!!

yang merindukanmu,
-Ena Julivia Neti Adinda-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Penyejuk Ketika Saya Mulai Menyerah

Lirik Lagu (Erie Suzan-Muara Kasih Bunda) Bunda Engkaulah muara kasih dan sayang Apapun pasti kau lakukan Demi anakmu yang tersayang Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka Kuingin kau tahu bunda Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya * Kumohon restu dalam langkahku Bahagiaku seiring doamu Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terlu...

DI BALIK NIKMATNYA SANG ROKOK

               Apa yang terbesit di dalam fikiran anda ketika berbicara tentang kata “Rokok” ? Asapnya yang menyesakkan dada, bahaya gangguan kesehatan yang mengancamnya atau menimbulkan korban perokok pasif ? iya, jawaban anda benar.  Bicara soal rokok, yuk simak lebih lanjut mengenai benda yang cukup familiar di telinga kita ini             Sebenarnya tidak sedikit dari mereka yang tahu bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun banyak pula yang mengabaikannya. Padahal pada bungkus rokok dapat kita baca dengan mudah kalimat tentang bahaya merokok “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAH DAN JANIN”. Namun anehnya masih banyak dari saudara-saudara kita yang merokok tidak merasa bahwa perbuatannya merugikan diri sendiri dan orang lain dengan adanya ancaman-ancaman di dalan bungkus rokok yang mereka pegang. Padahal rokok mengandung...